Analisis Pengelolaan Persediaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai Berbasis Studi Kasus di Puskesmas Melur
Keywords:
Pengelolaan Obat; Bahan Medis Habis Pakai; Puskesmas; Kartu Stok; Pengendalian PersediaanAbstract
Kajian berbasis kasus yang dilakukan di Puskesmas Melur berfokus pada pengelolaan stok obat dan BMHP. Silkus logistic obat di fasilitas tersebut meliputi beberapa tahapan, mulai dari penyusunan kebutuhan, pengajuan barang, pemeriksaan saat barang diterma, penataan stok, penyaluran ke unit pelayanan, pengembalian atau pemusnahan, pengendalian persediaan, pencatatan, hingga evluasi secara berkala. Berdasarkan hasil observasi, seluruh tahapan tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan pelayaran kefarmasian. Penerapan system FEFO dan FIFO, serta adanya penanganan khusus untuk obat-obatan tertentu, menunjukkan upaya puskesmas dalam menjaga mutu, keamanan, dan ketersediaan obat agar tetap terjamin. Namun, pada beberapa item masih ditemukan perbedaan antara jumlah obat fisik dengan jumlah yang tercatat pada kartu stok. Perbedaan tersebut terutama terjadi karena pencatatan yang terkadang terlewat setelah obat dipindahkan dari gudang ke apotek, serta pembaruan kartu stok yang dilakukan berdasarkan pergantian shift. Kondisi ini dapat diperbaiki dengan melakukan pencatatan secara langsung setiap kali terjadi obat masuk maupun keluar, meningkatkan frekuensi pemeriksaan fisik terutama pada item fast moving, menggunakan formulir serah-terima saat pergantian petugas, serta melakukan peninjauan rutin terhadap hasil stock opname. Oleh karena itu, keteliltian dalam pencatatan dan pengawasan persediaan perlu terus ditingkatkan agar pengelolaan obat dan BMHP dapat berjalan lebih tertib, efisien, tepat guna, dan dapat dipertanggungjawabkan.
References
Afnita, F. N., Salbiah, S., Ramasanty, S. A., & Mubharroq, Y. (2026). Evaluasi ketidaksesuaian stok obat antara sistem E-Puskesmas dan stok fisik sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan farmasi studi kasus di Apotek Puskesmas Simpang Baru, Riau. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(2), 17763–17770. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i2.40969
Almatiin, V. A., Dewi, N. A., & Andriani, Y. (2024). Evaluasi Penyimpanan Obat Di Gudang Farmasi Puskesmas Dlingo I Kabupaten Bantul. Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru (JIFA), 5(2), 85-94. https://doi.org/10.31102/attamru.2024.5.2.85-94
Anisa, N. L., & Nugroho, A. S. (2022). Analisis safety stockuntuk mencegah kekurangan stok obat esensialdi rumah sakit. Jurnal Ilmiah Farmasi, 18(1), 45-55.
Devega, M., Yuhelmi, Y., & Darmayunata, Y. (2024). Pembangunan sistem inventori apotek menggunakan metode fifo dan fefo. ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi, 6(1), 159-172. http://journal.unilak.ac.id/index.php/zn/article/download/17318/6064
Handayani, M., Rachman, I., Akbar, A. A., Mappanyukki, A. A., & Wahyudin. (2024). Analisis sistem pencatatan kartu stok obat di Puskesmas Batua Kota Makassar. JRIKUF: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum, 2(4), 106–116. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v2i4.464
Hasniati, Abadi, M. Y., & Rahmadani, S. (2023). Analisis pengelolaan obat di Puskesmas Sumaling Kecamatan Mare Kabupaten Bone Tahun 2022. SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat), 2(1), 10–22. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i1.1197
Permatasari, D., Ibrahim, K., & Nirmala, A. (2021). Analisis pengelolaan logistik obat di Puskesmas Wara Kota Palopo. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 4(4), 472–482.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adrian Samosir, Ridiani Maulia, Siti Aisyah, Tiara Restiana, Wan Nasywa Amanda, Yulia Darsih, Mira Febrina (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
