ANALISIS HUBUNGAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR
Keywords:
Stunting, Riwayat Penyakit Infeksi, Balita.Abstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya riwayat penyakit infeksi. Penyakit infeksi seperti ISPA, diare, tuberkulosis, campak, pneumonia, dan kecacingan dapat mengganggu asupan dan penyerapan zat gizi serta menghambat pertumbuhan balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar, serta mengidentifikasi proporsi balita stunting, riwayat penyakit infeksi, dan jenis penyakit infeksi yang paling banyak dialami. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita usia 0–59 bulan yang stunting sebanyak 342 balita, dengan sampel sebanyak 77 balita yang dipilih menggunakan purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada 05–17 Juni 2026. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan α=0,05. Riwayat penyakit infeksi yang paling banyak dialami adalah ISPA sebanyak 57 balita (74,0%), sedangkan yang paling sedikit adalah tuberkulosis sebanyak 9 balita (11,7%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara ISPA dengan stunting (p-value=0,000) dan diare dengan stunting (p-value=0,001). Sementara itu, TB (p-value=0,053), campak (p-value=0,255), pneumonia (p-value=0,279), dan kecacingan (p-value=0,690) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan stunting.
References
Afdhal, F., Fauziah, N. A., & Sagita, V. (2023). Hubungan status gizi dan faktor lingkungan terhadap Kejadian (ISPA) pada Balita. Jurnal'Aisyiyah Medika, 8(2).
Apriani, D. G. Y., Desak Made Firsia Sastra Putri, & Widiasari3, N. S. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Diare Pada Balita Di Kelurahan Baler Bale Agung Kabupaten Jembrana Tahun 2021. Journal Of Health And Medical Science, 1(3), 15–26.
Choliq, Idham, Nasrullah, & Dede. (2020). Pencegahan Stunting Di Medokan Semampir Surabaya Melalui Modifikasi Makanan Pada Anak. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 31–40. Http://Journal.Um- Surabaya.Ac.Id/Index.Php/Hmn.
Dewi, S., & Pawenang, E. T. (2023). Sanitasi Lingkungan dengan Riwayat Pneumonia serta Kontribusinya pada Kejadian Stunting. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 3(2), 252-259
D. M. Putra & Alfauzain. (2021). Tinjauan Pustaka Tinjauan Pustaka. Convention Center Di Kota Tegal, 1(938), 6–37.
Eldrian, F., Karinda, M., Setianto, R., Arbitya Dewi, B., Handayani Gusmira, Y., Studi Pendidikan Dokter, P., Baiturrahmah, U., Studi Diploma Iii Kebidanan, P., Abdi Persada Banjarmasin, S., Studi Sarjana Farmasi, P., & Rajekwesi Bojonegoro, S. (2023). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Cipadung Kota Bandung. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan Rs. Dr. Soetomo, 9(1), 80–89.
Himawati, E. H., & Fitria, L. (2020). Hubungan Infeksi Saluran Pernapasan Atas dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia di Bawah 5 Tahun di Sampang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 1-5.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 nada nur KAMARIA (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
