HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DIARE PASCA BENCANA BANJIR DI KECAMATAN INDRA MAKMUR KABUPATEN ACEH TIMUR

Authors

  • rafindra Farona Abulyatama Author

Keywords:

personal hygiene; diare; banjir; kesehatan masyarakat; Aceh Timur

Abstract

Bencana banjir dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat melalui perubahan kondisi lingkungan, kerusakan sarana sanitasi, pencemaran sumber air, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas dasar. Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir pada 25 November 2025, dengan 143 kepala keluarga terdampak yang tersebar di lima gampong. Kondisi pascabanjir dapat meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan, termasuk diare. Berdasarkan Laporan SRATA UPT Puskesmas Alue Ie Mirah, pada November 2025 terdapat 1.018 kunjungan rawat jalan, termasuk 9 kasus Gastroenteritis Akut (GEA)/diare yang menjalani rawat inap. Personal hygiene merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah penularan diare melalui jalur fekal-oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian diare pasca bencana banjir di Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 91 responden yang merupakan kepala keluarga terdampak banjir. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Pearson Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70 responden (76,9%) memiliki personal hygiene kurang baik dan 21 responden (23,1%) memiliki personal hygiene baik. Sebanyak 30 responden (33,0%) berada pada kategori mengalami diare dan 61 responden (67,0%) tidak mengalami  diare. Seluruh responden dengan personal hygiene baik tidak mengalami diare, sedangkan pada kelompok personal hygiene kurang baik terdapat 30 responden (42,9%) yang mengalami diare. Hasil uji Pearson Chi-Square menunjukkan χ² = 13,426 dan p-value = 0,000 (p < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan kejadian diare pasca bencana banjir. Peningkatan personal hygiene, sanitasi, dan akses terhadap air bersih perlu diperkuat sebagai upaya promotif dan preventif pada masyarakat pascabencana.

References

Aminah, S., Wahyudi, W., & Siregar, P. A. (2024). The relationship between personal hygiene and the incidence of diarrhea. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(3), 1777–1782. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i3.3450.

Arham, N., Lensoni, L., Savitri, E., Muyasir, & Ufiani, F. (2026). Efektivitas biji kelor (Moringa oleifera) sebagai keunggulan alami dalam meningkatkan kualitas air bersih pada wilayah beresiko stunting di Aceh Besar. Jurnal Serambi Kesehatan Nusantara, 1(3), 8–19.

Dwitasari, R., Kustono, D., Al-Irsyad, M., & Marji. (2023). Hubungan sanitasi, personal hygiene dan kandungan Escherichia coli dengan diare di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Jurnal Anestesi, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.59680/anestesi.v2i1.721.

Ejemot-Nwadiaro, R. I., Ehiri, J. E., Arikpo, D., Meremikwu, M. M., & Critchley, J. A. (2021). Hand-washing promotion for preventing diarrhoea. Cochrane Database of Systematic Reviews, 1, CD004265. https://doi.org/10.1002/14651858.CD004265.pub4.

Fadhlurrahman, et al. (2023). Pemetaan ancaman bencana banjir di Kecamatan Indra Makmur. [Sumber penelitian sebagaimana dicantumkan dalam skripsi].

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman/ketentuan pencegahan penyakit diare dan perilaku hidup bersih dan sehat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kozier, B., Erb, G., Berman, A., & Snyder, S. (2016). Buku ajar fundamental keperawatan. Jakarta: EGC.

Munthe, S. A., Septiani, M., Manurung, J., & Sinaga, L. R. V. (2026). Analysis of latrine conditions, clean water facilities, and personal hygiene on diarrhea incidence in children aged 24–59 months. Window of Health: Jurnal Kesehatan. https://doi.org/10.33096/woh.vi.3068.

Noorhidayah, N., Octaviana, E. S. L., & Norfai, N. (2023). Hubungan personal higiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 11(1), 8–13. https://doi.org/10.54004/jikis.v11i1.105.

Nurmila. (2026). Pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap pencegahan penyakit demam berdarah di Desa Gla Dayah Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Serambi Kesehatan Nusantara, 1(1), 10–17.

Primasari, S. I. (2023). Hubungan personal hygiene dengan kejadian diare pada anak di wilayah kerja Puskesmas Lemong Kabupaten Pesisir Barat. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.57084/jikmi.v3i2.1749.

Rasma, Nirwana, Murlan, & Susilawati, E. (2023). Hubungan pengetahuan, personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 2(1), 34–42. https://doi.org/10.69677/avicenna.v2i1.36.

Ross, I., Bick, S., Ayieko, P., Dreibelbis, R., Wolf, J., Freeman, M. C., Allen, E., Brauer, M., & Cumming, O. (2023). Effectiveness of handwashing with soap for preventing acute respiratory infections in low-income and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. The Lancet, 401(10389), 1681–1690. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(23)00021-1.

Shirmohammadi Yazdi, M., Ardalan, M. A., Hosseini, M., Yousefi Zoshk, M., Hami, Z., Heidari, R., Mosaed, R., & Chamanara, M. (2024). Infectious diarrhea risks as a public health emergency in floods: A systematic review and meta-analysis. Archives of Academic Emergency Medicine, 12(1), e46. https://doi.org/10.22037/aaem.v12i1.2284.

Suryati, M. A., Furtuna, D. K., & Kawengian, A. R. (2023). Literature review: Hubungan sarana sanitasi lingkungan dan personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Surya Medika, 9(2), 110–113. https://doi.org/10.33084/jsm.v9i2.3326.

Tarwoto, & Wartonah. (2020). Kebutuhan dasar manusia dan proses keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

World Health Organization, & UNICEF. (2023). Progress on household drinking water, sanitation and hygiene 2000–2022: Special focus on gender. New York: WHO/UNICEF.

World Health Organization. (2020). Water, sanitation and hygiene for population health. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2024). Diarrhoeal disease. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2026). Floods. Geneva: WHO.

Yang, Z., Huang, W., McKenzie, J. E., Yu, P., Ju, K., Wu, Y., Wen, B., Guo, Y., & Li, S. (2024). Mortality and morbidity risks associated with floods: A systematic review and meta-analysis. Environmental Research, 263, 120263. https://doi.org/10.1016/j.envres.2024.120263.

Downloads

Published

2026-10-06

Issue

Section

Original Research article

How to Cite

rafindra Farona. (2026). HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DIARE PASCA BENCANA BANJIR DI KECAMATAN INDRA MAKMUR KABUPATEN ACEH TIMUR. Jurnal Serambi Kesehatan Nusantara, 1(4), 28-36. https://serambisains.com/index.php/JSKN/article/view/45