Analisis  Sanitasi Lingkungan dan Status Gizi Balita Dengan Kejadian Penyakit ISPA di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Banda Raya

Authors

  • ahmad fausi program studi kesehatan masyarakat Author

Keywords:

ISPA, SANITASI LINGKUNGAN, GIZI

Abstract

ISPA masih memberikan beban kesehatan yang besar pada kelompok balita, terutama karena frekuensi kemunculannya yang tinggi serta konsekuensinya bagi proses tumbuh kembang anak. Kerentanan terhadap gangguan tersebut dapat berkaitan dengan keadaan tempat tinggal yang tidak memenuhi standar sanitasi maupun kondisi gizi balita yang kurang optimal. Kajian di wilayah kerja UPTD Puskesmas Banda Raya, Banda Aceh, diarahkan untuk menelaah keterkaitan kedua aspek tersebut dengan kemunculan ISPA pada balita. Pendekatan kuantitatif secara cross-sectional diterapkan kepada 92 responden yang ditetapkan melalui purposive sampling. Informasi diperoleh menggunakan kuesioner, pengamatan langsung, serta dokumentasi, kemudian diolah memakai Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Dari keseluruhan balita, 78,3% tercatat mengalami ISPA, 52,2% responden berada pada kondisi sanitasi lingkungan kurang baik, sedangkan 77,2% balita tergolong memiliki gizi kurang. Perhitungan bivariat memperoleh p=0,010 dan OR=0,51 pada keterkaitan sanitasi lingkungan dengan ISPA, sementara status gizi memperoleh p=0,039 dan OR=3,03. Balita dengan keadaan gizi kurang mempunyai risiko lebih tinggi mengalami ISPA dibandingkan kelompok bergizi normal. Gambaran tersebut menempatkan kualitas sanitasi tempat tinggal dan kecukupan gizi sebagai dua unsur penting yang berkaitan dengan kemunculan ISPA. Pencegahan secara berkesinambungan karena itu perlu mencakup pembenahan sanitasi rumah sekaligus pemenuhan kebutuhan gizi balita.

References

Anggraini, dkk. (2025). Hubungan faktor risiko terhadap kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita.

Azzahra, dkk. (2024). Hubungan kepadatan hunian rumah dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rengas Pulau Medan Marelan.

Budianto. (2020). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian ISPA di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Baru Baturaja Timur.

Destiyani, Putri, & Suryani. (2025). Hubungan status gizi dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2025. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Prasiwi, N. W., Ristanti, I. K., FD, T. Y., & Salamah, K. (2021). Hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA pada balita. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(5), 560-566.

Pratiningsih, W. A., Putri, D. A., Trisnaini, I., Miranda, M., Firzatulloh, M. B., Pratama, R. Y., ... & Syabella, V. Analisis Faktor Risiko Lingkungan terhadap Kejadian ISPA di Wilayah Lahan Basah Pasca COVID-19: Analisis Multivariat di Palembang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 25(1), 39-48.

Soekirman. (2018). Ilmu Gizi dan Aplikasinya untuk Keluarga dan Masyarakat. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Waliyyuddin, Fahdhienie, & Arivin. (2024). Faktor risiko lingkungan fisik terhadap kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar.

World Health Organization. (2025). Global Influenza Surveillance and Response System (GISRS): Respiratory Disease Surveillance Report 2025. Geneva: WHO.

Destiyani, T., Putri, M., & Suryani, Y. D. (2024). Hubungan status gizi dengan kejadian ISPA pada pasien balita. Jurnal Riset Kedokteran, 5(1), 13–18.

Yogiswari, N. K. D., Lestari, K. A., & Indraningrat, A. A. G. (2024). Hubungan kejadian ISPA dengan status gizi pada anak balita. Aesculapius Medical Journal, 4(1), 75–80.

Wijiastutik, V., & Nikmah, N. (2023). Hubungan status gizi dan kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada balita. Indonesian Journal of Professional Nursing, 4(2), 129–137.

Oktaviani, E., Lisca, S. M., & Wulandari, R. (2022). Hubungan lingkungan fisik rumah, status gizi, dan keberadaan anggota keluarga yang merokok dengan kejadian ISPA pada balita. Journal of Midwifery Science and Women's Health, 2(2), 76–83.

Susanty, S. D., & Saputra, H. A. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita. Public Health Journal, 8(1), 1–8.

Rafaditya, S. A., Saptanto, A., & Ratnaningrum, K. (2022). Ventilasi dan pencahayaan rumah berhubungan dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita: analisis faktor lingkungan fisik. Medica arteriana, 3(2), 115-123

Downloads

Published

2026-10-06

Issue

Section

Original Research article

How to Cite

fausi, ahmad. (2026). Analisis  Sanitasi Lingkungan dan Status Gizi Balita Dengan Kejadian Penyakit ISPA di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Banda Raya. Jurnal Serambi Kesehatan Nusantara, 1(4), 1-12. https://serambisains.com/index.php/JSKN/article/view/34