Efektivitas Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria Trifasciata) dalam Menurunkan Konsentrasi Polutan Udara di Desa Kajhu
Keywords:
AQI), kualitas udara, Sansevieria trifasciataAbstract
Pencemaran udara akibat meningkatnya aktivitas transportasi, pembangunan, dan aktivitas antropogenik lainnya dapat menurunkan kualitas udara serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Salah satu upaya pengendalian yang ramah lingkungan adalah pemanfaatan tanaman Sansevieria trifasciata sebagai biofilter alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tanaman Sansevieria trifasciata dalam menurunkan konsentrasi polutan udara berdasarkan parameter Air Quality Index (AQI), PM₂.₅, PM₅.₀, dan PM₁₀ di Desa Kajhu, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-experimental dan desain one group pretest-posttest. Pengukuran kualitas udara dilakukan sebelum perlakuan (pretest) dan setelah pemberian tanaman selama 7 hari (posttest) menggunakan Air Quality Monitor (AQM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai AQI menurun dari 463 (kategori berbahaya) menjadi 18 (kategori baik). Konsentrasi PM₂.₅ menurun dari 182 menjadi 15 µg/m³, PM₅.₀ dari 234 menjadi 18 µg/m³, dan PM₁₀ dari 261 menjadi 21 µg/m³, dengan seluruh parameter berubah ke kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa tanaman Sansevieria trifasciata efektif menurunkan konsentrasi polutan udara sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif alami untuk meningkatkan kualitas udara di lingkungan permukiman
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erna Savitri, Noeroel Arham (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
