Efektivitas Tanaman Sirih Gading (Epipremnum Aureum) dalam Menurunkan Polutan Udara pada Bengkel Otomotif
Keywords:
Air Quality Index, bengkel otomotif, Epipremnum aureum, fitoremediasi, polutan udaraAbstract
Pencemaran udara pada lingkungan bengkel otomotif merupakan salah satu permasalahan kesehatan lingkungan yang berpotensi menurunkan kualitas udara serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan polutan yang dihasilkan selama aktivitas perawatan dan perbaikan kendaraan bermotor. Salah satu alternatif pengendalian pencemaran udara yang ramah lingkungan adalah pemanfaatan tanaman sirih gading (Epipremnum aureum) sebagai agen fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas tanaman sirih gading (Epipremnum aureum) dalam menurunkan polutan udara pada bengkel otomotif di Desa Cadek, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendeketan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain One Group Pretest–Posttest. Pengukuran polutan udara dan parameter kondisi lingkungan dilakukan menggunakan Air Quality Monitor sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penempatan tanaman sirih gading selama tujuh hari. Parameter yang diukur meliputi Air Quality Index (AQI), partikulat (PM₂.₅, PM₅.₀, PM₁₀ dan PM₁.₀ ), suhu, dan kelembapan udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Air Quality Index (AQI) menurun dari 136 menjadi 95 setelah intervensi. Penurunan juga terjadi pada konsentrasi seluruh parameter partikulat yang diukur. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan tanaman sirih gading berpotensi menurunkan polutan udara yang ditunjukkan oleh penurunan nilai Air Quality Index (AQI) dan konsentrasi partikulat pada lingkungan bengkel otomotif. Dengan demikian, tanaman sirih gading dapat dimanfaatkan sebagai alternatif fitoremediasi yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam mendukung upaya pengendalian pencemaran udara serta peningkatan kualitas udara pada lingkungan kerja
References
Al-Rosyid, L. M., Yuswantini, D. V. R., & Komarayanti, S. (2022). Fitoremediasi Air Limbah Rumah Tangga dengan Pemanfaatan Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria) dan Sirih Gading (Epipremnum aureum). Proceeding Seminar Nasional IPA, 01, 291–296. https://doi.org/10.33830/saintek.v1i2.10036.2025
Aprilia, E., & Tangahu, B. V. (2023). Perencanaan Penggunaan Tanaman Hias Untuk Fitoremediasi Ruangan Dalam (Indoor) Apartemen Dari Pajanan Partikulat. Jurnal Purifikasi, 21(1), 20–27. https://doi.org/10.12962/j25983806.v21.i1.432
Auliya, V. N., Wicaksono, R. R., Syakbanah, N. L., & Aniriani, G. W. (2025). Pajanan CO dan PM10 pada Petugas Bengkel Mobil: Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan. Jurnal Serambi Engineering, X(3), 13778–13784.
Dharmaningtyas, N., Muskananfola, M. R., & Taufani, W. T. (2022). KEMAMPUAN MANGROVE Avicennia sp., DAN Rhizophora sp. DALAM FITOREMEDIASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb), TEMBAGA (Cu) DAN KADMIUM (Cd) DI KAWASAN MANGROVE, TRIMULYO, GENUK, SEMARANG. Jurnal Pasir Laut, 6(1), 29–32.
Elhadad, S. M., ea, S., Saleh, I. H., & Omar, M. Y. (2026). Integrating multivariate analysis and Air Pollution Tolerance Index (APTI) to evaluate four ornamental plants for sustainable indoor air phytoremediation. Scientific Reports, 16(1), 1–21. https://doi.org/10.1038/s41598-026-50763-0
Haq, A. D., Rahim, A. R., & Rahayu, L. A. D. (2021). Potensi Sirih Gading (Epipremnum aureum) dan Lili Paris (Chlorophytum comosum) Sebagai Sarana Fitoremediasi PM2.5 di Dalam Ruangan. Unram Medical Journal, 10(1), 347–354. https://doi.org/10.29303/jku.v10i1.425
Hartono, B., Fitria, L., & B.M, S. A. F. (2025). Tingkat Risiko Kesehatan Pajanan PM 2.5 Pada Masyarakat Di Sekitar Jalan Raya Daan Mogot Jakarta Barat Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(2), 177–185. https://doi.org/10.14710/jkli.71052
Isnawati, U. M. (2021). SOSIALISASI PURIFASI UDARA DI DALAM RUANGAN MELALUI PEMANFAATAN MEDIA INDOOR PLANTS PADA MAHASISWA. Batara Wisnu Journal : Indonesian Journal of Community Services, 1(1), 85–96.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kinanti, A. H., & Purlinda, D. E. (2025). FAKTOR RISIKO PAPARAN CO TERHADAP KADAR COHb PADA PEKERJA BENGKEL KENDARAAN BERMOTOR KOTA SEMARANG. Jurnal Medika, 9(2), 56–64. https://doi.org/10.53861/jmed.v9i2.466
Li, X., Hu, Y., Li, D., & Su, Y. (2023). Transport and removal mechanism of benzene by Tradescantia zebrina Bosse and Epipremnum aureum (Linden ex André) G.S. Bunting in air-plant-solution system. Environmental Science and Pollution Research, 30(20), 58282–58294. https://doi.org/10.1007/s11356-023-26618-w
Lyu, L., Fleck, R., Matheson, S., King, W. L., Bauerle, T. L., Torpy, F. R., & Irga, P. J. (2024). Phytoremediation of indoor air: Mechanisms of pollutant translocation and biodegradation. Critical Reviews in Environmental Science and Technology, 55(10), 676–707. https://doi.org/10.1080/10643389.2024.2438444
Mulia, S. H., Madjid, M. R., & Kinasih, K. (2025). Optimalisasi Hunian Sehat Keluarga Melalui Penerapan Indoor Vertical Garden berbasis Tanaman Penyaring Udara Sirih Gading. UNIMUS Web Conference, 639–645. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.639-645.2025
Pangestika, R., & Wilti, I. R. (2021). Karakteristik Risiko Kesehatan Non-Karsinogenik Akibat Pajanan PM 2 , 5. Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(1), 7–14.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Putrianingsih, Y., & Dewi, Y. S. (2022). Pengaruh Tanaman Sirih Gading (Epipremnum aureum) Terhadap Polutan Udara Dalam Ruangan. Jurnal Techlink, 3(1), 9–16. https://doi.org/10.59134/jtnk.v3i1.55
Ravindra, K., & Mor, S. (2022). Phytoremediation potential of indoor plants in reducing air pollutants. Frontiers in Sustainable Cities, 4. https://doi.org/10.3389/frsc.2022.1039710
Rokimah, Masrurah, A., & Emawati, E. (2024). Studi Kepustakaan Pembelajaran Lingkungan Hidup Mengenai Peran Tanaman Hias Dalam Menangkal Polusi Udara. CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 4(2), 95–114. https://doi.org/10.53866/jimi.v4i2.554
Susanto, A., Yudhiantara, M. R., Putro, E. K., Kara, P., & Hidayah, N. (2024). Karakterisasi, Analisis Risiko Kesehatan dan Multiple-Path Particle Dosimetry (MPPD) Model Akibat Paparan Uap Las pada Pekerja Bengkel Pengelasan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(3), 349–361. https://doi.org/10.14710/jkli.23.3.349-361
United States Environmental Protection Agency. (2024). Air Quality Index (AQI): A guide to air quality and your health. U.S. Environmental Protection Agency.
Wellid, I., Simbolon, L. M., Falahuddin, M. A., Nurfitriani, N., Sumeru, K., Bin Sukri, M. F., & Yuningsih, N. (2024). Evaluasi Polusi Udara PM2.5 dan PM10 di Kota Bandung serta Kaitannya dengan Infeksi Saluran Pernafasan Akut. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 128–136. https://doi.org/10.14710/jkli.23.2.128-136
World Health Organization. (2021). WHO global air quality guidelines: Particulate matter (PM2.5 and PM10), ozone, nitrogen dioxide, sulfur dioxide and carbon monoxide. World Health Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erna Savitri, Noeroel Arham (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
