Efektivitas Biji Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Keunggulan Alami Dalam Meningkatkan Kualitas Air Bersih Pada Wilayah Beresiko Stunting Di Aceh Besar
Keywords:
Moringa oleifera, bio-koagulan, kualitas air, air sumur, stuntingAbstract
Kualitas air yang tidak memenuhi persyaratan dapat meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan dan berkontribusi terhadap terjadinya stunting. Salah satu alternatif pengolahan air yang ramah lingkungan adalah penggunaan serbuk biji Moringa oleifera sebagai bio-koagulan alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas serbuk biji Moringa oleifera dalam meningkatkan kualitas air sumur pada wilayah berisiko stunting di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen menggunakan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel air sumur berasal dari Kecamatan Baitussalam, Darussalam, dan Ingin Jaya. Parameter yang diukur meliputi pH, Total Dissolved Solids (TDS), salinitas, Oxidation Reduction Potential (ORP), suhu, serta observasi kekeruhan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan nilai pH, TDS, salinitas, ORP, dan suhu, serta perubahan kondisi air dari keruh menjadi jernih setelah perlakuan. Disimpulkan bahwa serbuk biji Moringa oleifera efektif sebagai bio-koagulan alami dalam meningkatkan kualitas air sumur dan berpotensi mendukung penyediaan air bersih pada wilayah berisiko stunting
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noeroel Arham, Lensoni, Erna Savitri, Muyasir, Feni Ufiani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
