Hubungan Self Compassion dengan Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Abulyatama
Keywords:
Self Compassion, Kesejahteraan Psikologis, Mahasiswa, KeperawatanAbstract
Rendahnya self-compassion pada mahasiswa dapat memberikan konsekuensi negatif terhadap berbagai aspek kehidupan, terutama pada kesehatan mental dan kemampuan dalam menghadapi tekanan. Mahasiswa yang memiliki tingkat self-compassion rendah umumnya lebih rentan mengalami gangguan kesejahteraan psikologis, seperti meningkatnya kecemasan dan depresi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui self compassion dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Abulyatama. Sampel sebanyak 55 orang dengan menggunakan Teknik proporsional Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner self compassion sacle (SCS) dan kuesioner physycological well-being scale (PWBS). Penelitian dilaksanakan dari tanggal 21 s.d 29 April 2026. Analisis data menggunakan Analisa Univariat dan Bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil uji Chi Square maka diketahui P-value 0,046 <0,05 yang berarti ada hubungan self compassion dengan kesejahteraan psikologis pada Mahasiswa Diploma Tiga Keperawatan Universitas Abulyatama. Diharapkan kepada mahasiswa dapat meningkatkan self-compassion dengan belajar menerima kekurangan diri, tidak menghakimi diri secara berlebihan ketika mengalami kegagalan, serta memandang kesulitan sebagai bagian dari pengalaman hidup yang dialami setiap individu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Amna, Mansuriza, Ellyza Fazlylawati, Khaira Rizki, Yusrika, Miftahul Rauzah, Suci Ramadani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
