Edukasi Bahaya Penggunaan Gadget Pada Remaja Di Desa Cot Geurufai
Keywords:
Gadget, Posyandu Remaja, Pengadian masyarakatAbstract
Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan terhadap perilaku remaja, terutama dalam hal penggunaan gadget yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Remaja menjadi kelompok pengguna terbesar yang rentan mengalami dampak negatif akibat penggunaan gadget yang tidak terkontrol, baik dari segi kesehatan fisik, psikologis, maupun sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap bahaya penggunaan gadget berlebihan melalui kegiatan edukasi interaktif di Posyandu Remaja Desa Cot Geurufai, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif dengan penyuluhan, diskusi kelompok, dan media audiovisual sebagai sarana pembelajaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap dampak negatif penggunaan gadget serta munculnya komitmen untuk mengurangi durasi penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
References
Cini, K. I., et al. (2023). Towards responsive policy and actions to address non-communicable risks in adolescents: Posyandu Remaja and youth services. PMC.
Handayani, D., Rahmawati, A., & Sulastri, E. (2020). Efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya penggunaan gadget. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(2), 101–110.
Hidayat, R., & Kusuma, A. (2020). Efektivitas edukasi peer group dalam mengurangi perilaku negatif remaja akibat penggunaan gadget. Jurnal Pendidikan Remaja, 5(2), 88–96.
Hidayati, R. (2020). Pengaruh penggunaan gadget terhadap interaksi sosial remaja. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 12(1), 45–54.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil kesehatan remaja Indonesia 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lestari, N. (2021). Dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku belajar remaja. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 6(1), 22–30.
Mardiani, D. P. (2023). Posyandu Remaja as an advance step in improving adolescent health. Atlantis Press.
Mulyana, D. (2020). Perilaku komunikasi remaja di era digital. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ningsih, R., & Hartati, S. (2021). Literasi digital pada remaja dan kaitannya dengan penggunaan gadget. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(1), 15–24.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Santrock, J. W. (2018). Adolescence (16th ed.). McGraw-Hill Education.
Sari, M., & Putri, A. (2022). Efektivitas edukasi kesehatan dalam mengurangi dampak negatif penggunaan gadget pada remaja. Jurnal Promosi Kesehatan, 10(1), 33–41.
Setiawan, H. (2021). Dampak penggunaan gadget terhadap interaksi sosial remaja. Jurnal Komunikasi dan Masyarakat, 13(2), 99–108.
Twenge, J. M., & Campbell, W. K. (2018). Associations between screen time and lower psychological well-being among children and adolescents. Preventive Medicine Reports, 12, 271–283.
UNICEF. (2021). The state of the world’s children 2021: On my mind – Promoting, protecting and caring for children’s mental health. United Nations Children’s Fund.
We Are Social. (2024). Digital 2024 Indonesia report. We Are Social & Meltwater.
World Health Organization. (2021). Guidelines on physical activity, sedentary behaviour and sleep for children under 5 years of age. WHO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa Juliani, Fadhlul Ikhsan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.