Perilaku Tidak Merokok sebagai Indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Rumah Tangga di Desa Meunasah Baet Kecamatan Krueng Barona Jaya

Authors

  • Ellianufara Author
  • Ambia Nurdin Universitas Abulyatama image/svg+xml Author
  • Ricky Dear Fitria Author
  • Zoel Helmi Author
  • Fardilla Aisya Author

Keywords:

Perilaku Tidak Merokok, PHBS, rumah tangga, Promosi Kesehatan, Desa Meunasah Baet

Abstract

Perilaku tidak merokok merupakan salah satu indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga yang berperan penting dalam mencegah berbagai penyakit tidak menular maupun penyakit akibat paparan asap rokok. Penerapan perilaku tidak merokok di lingkungan rumah tangga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, meningkatkan kualitas hidup keluarga, serta mengurangi risiko gangguan kesehatan pada anggota keluarga, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku tidak merokok sebagai indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada rumah tangga di Desa Meunasah Baet, Kecamatan Krueng Barona Jaya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 312 responden yang dipilih sesuai dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner PHBS rumah tangga, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 255 rumah tangga (81,7%) tidak memiliki kebiasaan merokok, sedangkan 57 rumah tangga (18,3%) masih memiliki anggota keluarga yang merokok. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar rumah tangga di Desa Meunasah Baet telah menerapkan perilaku tidak merokok sebagai salah satu indikator PHBS, meskipun masih terdapat sebagian masyarakat yang merokok sehingga memerlukan perhatian dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku tidak merokok pada rumah tangga di Desa Meunasah Baet telah tergolong baik, namun diperlukan penguatan promosi kesehatan, edukasi mengenai bahaya rokok, serta dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. (2025). Provinsi Aceh dalam angka 2025. Banda Aceh: Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh.

Fadila, R., & Rachmayanti, R. D. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 85–92.

Hidayat, A., & Sari, D. P. (2022). Faktor yang berhubungan dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(1), 45 52.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam tatanan rumah tangga. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, R., & Widodo, A. (2020). Faktor yang memengaruhi perilaku merokok pada masyarakat pedesaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 112–119.

Mulyani, S., & Prasetyo, B. (2021). Peran promosi kesehatan dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(1), 34–41.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan teori dan aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhayati, E., & Fitriani, A. (2020). Determinan perilaku hidup bersih dan sehat pada keluarga di wilayah kerja puskesmas. Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(3), 245–252.

Pratiwi, D., & Susanto, E. (2022). Edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang bahaya rokok. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 8(2), 75–82.

Putri, A. R., & Sari, M. (2021). Hubungan dukungan keluarga dengan penerapan PHBS pada rumah tangga. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(3), 150–157.

Rahmawati, F., & Kurniawan, A. (2023). Faktor sosial dan lingkungan yang berhubungan dengan perilaku merokok pada keluarga. Jurnal Berkala Epidemiologi, 11(1), 55–63.

Sari, D. P., & Yuliani, R. (2020). Implementasi program PHBS sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Jurnal Serambi Kesehatan Nusantara, 5(2), 45–53.

Setiawan, H., & Lestari, W. (2021). Analisis perilaku merokok dan paparan asap rokok pada keluarga. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 16(2), 88–95.

Susanti, N., & Amelia, R. (2019). Faktor yang memengaruhi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada tingkat rumah tangga. Jurnal Kesehatan Vokasional, 4(3), 140–147.

World Health Organization. (2024). WHO report on the global tobacco epidemic 2023. Geneva: World Health Organization.

Wulandari, R., & Nugroho, H. (2022). Promosi kesehatan sebagai strategi pengendalian perilaku merokok masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(1), 12–20.

Yusuf, M., & Rahman, F. (2021). Hubungan pengetahuan bahaya rokok dengan perilaku tidak merokok pada keluarga. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(3), 175

Downloads

Published

2026-08-20

Issue

Section

Original Research article

How to Cite

Ellianufara, Ambia Nurdin, Ricky Dear Fitria, Zoel Helmi, & Fardilla Aisya. (2026). Perilaku Tidak Merokok sebagai Indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Rumah Tangga di Desa Meunasah Baet Kecamatan Krueng Barona Jaya. Jurnal Serambi Kesehatan Nusantara, 1(3), 140-148. http://serambisains.com/index.php/JSKN/article/view/40